Kembali Terpilih Menjadi Anggota DPRD Sulbar, Rahim : Ini Amanah

0
30

KLIKSULBAR.ID – MAMUJU, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat dari Partai Nasdem Abdul Rahim, hampir pasti kembali menduduki kursi Legislatif ditingkat Provinsi, setelah Pemilu 17 April 2019 lalu ia berhasil unggul perolehan suara individu sebanyak 5.986 suara diinternal partainya.

Menurut Rahim pencapaian tersebut, tidak lain karena hasil kerja keras tim, dan para pendukung serta hati nurani masyarakat, yang telah mempercayakan dirinya untuk duduk kembali di DPRD Sulawesi Barat.

“Untuk di Nasdem sendiri sekarang menjabat Wakil Ketua Kompemwil Sulbar, kalau di DPRD sudah 4 Periode. 2 periode di DPRD Kabupaten Polman, 2 Periode di DPRD Prov. Sulbar,” ucap Rahim, Sabtu, 11/05/19.

Mantan Ketua DPW Partai Nasdem Provinsi Sulawesi Barat tersebut menambahkan, dengan terpilihnya kembali sebagai anggota DPRD ditingkat Provinsi, ia mengharapkan kedepan dapat memberikan kontribusi pemikiran, terhadap eksistensi pemerintahan, yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Harapan kita tentunya bagaimana kita berkontribusi secara pemikiran terhadap kelangsungan pemerintahan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.Pemerintahan harus dipastikan membawa faedah bagi peningkatan taraf hidup masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, bahwa targetnya kedepan adalah bagaimana Sulbar harus bisa mengejar ketertinggalannya dari daerah-daerah yang sudah lebih maju.Seluruh energi harus dikerahkan untuk mendorong akselerasi Pembangunan di seluruh wilayah paku,sampai Suremana.

“Tata kelola pemerintahan dan peningkatan SDM aparatur maupun Social impowering harus menjadi skala perioritas. Ini pondasi utama dalam memastikan daerah ini bisa maju dan berkembang,” tuturnya.

Mantan anggota DPRD Kabupaten Polewali Mandar itu juga mengakui bahwa, dengan terpilihnya kembali di DPRD Sulbar bukanlah sesuatu yang mesti dibanggakan, karena di balik itu semua melekat tanggungjawab moral-politik dalam memperjuangkan dan mewujudnyatakan harapan dan kehendak masyarakat.

“Ini amanah, yang akan dipertanggungjawabkan dunia-akhirat. Karena suara rakyat adalah suara Tuhan,” katanya.

Tokoh muda yang mendapatkan Peniti Emas sebagai Pejuang Pembentukan Provinsi Sulawesi Barat itu juga mengakui, bahwa secara psykologis, dengan amanah yang ke 4 kali terpilih, hal itu dinila biasa saja, bahkan jika dipahami dalam tafsir teologis, maka setiap jabatan itu adalah ujian.

“Maka itu, saya ucapkan Inna lillahi Wa Inna ilaihi Rajiun. Sama ucapannya Khalifah Abu Bakar Assyiddiq dan sabahat lainnya ketika dia menerima tampuk kekhalifaan, pengganti Rasulullah saw. Semoga Allah SWT menguatkan saya, dalam memperjuangkan harapan rakyat yang saya wakili,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here