Perusak APK PDI-P di Pasangkayu Masih Ditelusuri

0
217

KLIKSULBAR.id PASANGKAYU, Sejumlah alat peraga kampanye milik PDI-P dan baliho calon presiden nomer urut 1 Jokowi-Ma’ruf Amin dirusak di Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat. Pelaku dicurigai melaksanakan aksinya pada malam hari. 

Ketua Umum DPC PDI-P Lukman Said mengatakan pengrusakan tersebut sangat disesalkan. Sebab selama ini masyarakat Kabupaten Pasangkayu sangat toleran terhadap perbedaan.

“Di Pasangkayu ini keberagamandan perbedaan pendapat hal yang biasa, karena memang belum pernah terjadi, kamisangat menyesalkan hal ini dan berharap semoga pelaku segera ditangkap,” ujarLukman Said yang juga ketua DPRD Pasangkayu kepada media, Selasa (18/12).

Lukman mengonfirmasi bahwa partainya telah melaporkan hal ini kepada kepolisian serta kepada KPU dan Bawaslu. Ia berharap kepada kepolisian agar menemukan pelaku dan segera bisa diketahui motifnya. Agar perusakan ini menjadi yang terakhir dan tidak menimpa partai lain, demi menjaga rasa aman masyarakat Pasangkayu menjelang perhelatan Pilpres dan Pilegbulan April 2019 mendatang.

Sementara itu terkait temuan pengrusakan APK, Bawaslu Pasangkayu menegaskan sedang melakukan investigasi bersama kepolisian di beberapa titik ditemukannya baliho dan spanduk rusak. Ketua Bawaslu Pasangkayu, Ardi Trisandi mengatakan, perusak APK bisa dipidana dan didenda Rp24 juta.

 “Pengrusakan APK sangat jelas telah melanggar pasal 521 Undang-undang No 7 tahun 2017 tentang pemilu, peserta pemilu, tim kampanye beserta pelaksana kampanye. Akibatnya pelaku sebagaimana diatur pada pasal 280 akan dikenakan pidana penjara 24 bulan denda 24 juta,” tegasnya.

 Sebelumnya beberapa alat peraga, seperti baliho dan spanduk PDI di sejumlah titik Pasangkayu dirusak dengan cara disobek, bahkan sejumlah alat peraga milik pasangan calon presiden dan wakil presiden Jokowi-Ma’ruf tidak luput dari perusakan ini. (/*rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here