Ngopi Sahabat Hidayah, dibanjiri Ratusan Pemuda Kota Mamuju

0
212

KLIKSULBAR.id – MAMUJU, Meski kota mamuju diguyur hujan namun tidak mengendurkan semangat sejumlah pemuda menghabiskan malam minggu dalam kegiatan ngopi (ngobrol perkara iman) yang diadakan komunitas sahabat hidayah disalah satu warkop dibilangan Jl. Jend. Sudirman Mamuju, (08/12/18).

Kegiatan ngopi ini digagas oleh sejumlah remaja masjid yang tergabung dalam komunitas Sahabat Hidayah bekerjasama Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia (LIDMI Mamuju) dan Forum Ukhuwah Pemuda Islam (FUMI Mamuju), komunitas ini diharapkan menjadi wadah bagi pemuda dan pemudi dalam melakukan kegiatan positif berupa diskusi keAgamaan yang dapat membuka wahana pengetahuan seputar keislaman.

Ngopi jilid pertama ini mengangkat tema, agar hijrah lebih berkualutas.

Hadir sebagai pemateri Ustadz Muhammad Yamin Saleh., SH., MAP, salah seorang pemerhati remaja beliau juga merupakan lulusan dari Pondok pesantren IMMIM Makassar, dalam paparannya ia menyampaikan tips agar hijrah bisa berkualitas,

Pertama ia berpesan agar menjaga niat ikhlas karena Allah. Kemudian memperbanyak sahabat dari kalangan orang baik dan shaleh, “karena kebaikan itu akan menular sebagaimana keburukan yang bisa menulari siapa saja, sehingga dengan memiliki banyak teman yang baik akan menjadi sebab bagi kita ikut melakukan banyak kebaikan,” Katanya 

Ketiga, Ustadz Yamin juga  menyampaikan agar memperbanyak bacaan Al Quran, “harapannya dengan membaca Al Quran akan memberikan efek kepada jiwa, bahkan menurutnya tidak boleh ada  generasi islam yang tidak bisa mengaji, sehingga salah satu tujuan acara ngopi ini agar mereka yang belum bisa baca Al Quran akan difasilitasi tempat dan pengajarnya,” Jelas Ustadz Yamin

Selanjutnya memperkuat tauhid dan meyakininya tanpa menduakan dengan keyakinan yang lain.

Serta senantiasa berdo’a kepada Allah agar dimudahkan dalam menggapai hidayah. 

“perkara hidayah itu tidak bisa dipaksakan kepada orang lain dan hidayah tidak bisa diwariskan, makanya penting bagi kita senantiasa  berdo’a memohon kepada Allah agar diberi kemudahan istiqomah di atas jalan kebaikan,” Terang Ustadz Yamin

Adapun peserta yang mencapai seratus orang didominasi oleh kalangan pemuda dan remaja ini, akan dibagi perkelompok disesuaikan dengan kebutuhannya, yang masih buta aksara Al quran akan digabung dalam program Dirosah cara cepat baca Al quran dengan sistem klasikal 20 kali pertemuan lancar baca quran.

Selain ada juga program tahsinul qira’ah untuk memperbaiki bacaan al quran sesuai makhraj serta program tarbiyah yaitu kajian setiap pekan yang membahas materi seputar tauhid dan penguatan iman. (Ali Akbar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here