Klarifikasi Kapolres Mamuju Terkait Anggotanya Yang Anarkis

0
634
Ket.Foto: Kapolres Mamuju, AKBP Muhammad Rivai Arvan.

KLIKSULBAR.id – MAMUJU, Pada Sabtu (22/9/2018) malam, dunia maya dihebohkan dengan beredarnya video oknum polisi jajaran Polres Mamju yang  menendang mahasiswa saat sedang melakukan unjuk rasa dalam aksi penolakan kedatangan IMF di Bali oktober mendatang.

Kapolres Mamuju, AKBP Muhammad Rivai Arvan mengklarifikasi hal tersebut.

“Saya jelaskan adanya insiden gesekan antara aparat polri dan mahasiswa dilatarbelakangi mahasiswa menutup jalan dan akibatkan kemacetan panjang,” tuturnya.

“Ada ambulan yang terjebak macet akibat mahasiswa ganggu arus lalin,” katanya.

Polisi yang mengamankan unjuk rasa berusaha lancarkan arus dan menyuruh mahasiswa minggir namun di respon dengan penolakan hibgga terjadi dorong mendorong.

“Salah satu anggota polisi terkena pukulan yg mungkin tak disadari akibat dorong mendorong tersebut dan polisi respon spontan membalas karna merasa untuk lindungi temannya,” kata Kapolres.

“Jika tindakan polisi dianggap berlebihan silahkan saja laporkan ke polres atau ke polda, saya selaku kapolres memastikan bahwa anggota lantas tersebut pasti ditindak tegas karna tidak profesional menjalankan pengamanan,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here