KPU Mamuju Gelar Deklarasi Damai Pemilu 2019 Di Rudat

0
198
Ket.Foto: Peserta Deklarasi Damai Pemilu 2019.

KLIKSULBAR.ID – MAMUJU, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mamuju kerjasama Polres Mamuju, menggelar deklarasi pemilu 2019, aman, damai dan sejuk, di kompleks rumah adat Mamuju, Jl. Ks. Tubun, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju, Rabu (19/9/2018).

Deklarasi tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Mamuju Sugianto, Kapolres Mamuju AKBP Mohammad Riva Arvan, Dandim 1418 Mamuju Letkol Inf Jamet Nijo dan Ketua MUI Mamuju Nambru Asdar.

Raja Mamuju Andi Maksum Dai, tokoh masyarakat Mamuju, Abdul Rasyid Kampil, pimpinan partai politik perserta pemilu, ketua-ketua OKP, ketua-ketua ormas dan para tokoh agama.

Ket.Foto: penandatanganan komitmen pemilu damai oleh seluruh undangan yang hadir.

Deklarasi tersebut ditandai dengan pembacaan naskah deklarasi oleh komisioner KPU Mamuju, Divisi Hukum, Ahmad Amran Nur, diikuti seluruh hadirin, kemudian dilanjutkan penandatanganan komitmen pemilu damai oleh seluruh undangan yang hadir.

Ketua KPU Mamuju Hamdan Dangkang mengatakan, tujuan dari deklarasi yang mengangkat tema ‘Aman, damai dan sejuk’ untuk mengajak seluruh elemen masyarakat, pemuda, tokoh agama, tokoh adat, pemuka masyarakat, parpol, utamanya TNI-Polri untuk sama-sama menciptakan pemilu yang damai.

“Tujuan yang lain, bagaimana mengajak seluruh elemen masyarakat, untuk ikut mengawasi pemilu dan membantu kerja-kerja KPU selaku penyelenggara teknis pemuilu,”kata Hamdan.

Dikatakan, kegiatan itu juga untuk mengajak kepada para pemilu pemula yang lebih banyak memanfaatkan media sosial untuk tidak serta merta menerimaan dan menyebar informasi yang tidak jelas sumbernya.

“Aplikasi dari deklarasi ini, harus didukung dari semua elemen, utamanya peserta pemilu dalam hal ini partai politik, begitu juga masyarakat selaku pemilu sehingga tercipta suasana kondusif jelang pemilu 2019″tuturnya.

Ket.Foto: penandatanganan komitmen pemilu damai oleh seluruh undangan yang hadir.

Hamdan menuturkan, untuk mencitakan pemilu yang berkulitas sebagaimana yang diharapkan, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjungjung tinggi nilai-nilai budaya, seperti sipakatau, sipakala’bi dan sipakaingan.

“Silahkan menyampaikan visi misi, tanpa harus menjatuhkan yang lain, bisa mengikuti proses kampanye sesuai dengan aturan dan menghindari pemberitaan hoaks atau ujaran kebencian,”tuturnya.

“Suara dan martabat kita jangan di gadaikan. Tanggung jawab pemilu damai bukan hanya penyelenggara, tapi berada di tangan kita semua, kita semua memiliki peran dan fungsi masing-masing,”tambahnya.

Hamdan juga berharap, agar seluruh elemen memberikan wewenang kepada seluruh penyelenggara dalam hal ini KPU dan seluruh jajaranya hingga ke TPS, untuk berkerja secara profesional tanpa ada intervensi dari pihak manapun.

“Kami butuh dukungan semua pihak, tegur kami jika ada hal yang kami lakukan di luar aturan, biarkan kami melayani semua peserta pemilu secara adil dan sama,”katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here