DPT Pemilu 2019 Di Sulbar Ada 842.005 Jiwa

0
205
Ket.Foto: Anggota KPU Sulawesi Barat, Adi Arwan Salimin.

KLIKSULBAR.ID – MAMUJU, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawsi Barat menetapkan jumlah pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pemilu 2019 sebanyak 842.005 jiwa.

DPT diputuskan di Mamuju, Kamis (30/8/2018), melalui rapat pleno yang dihadiri anggota KPU dari 6 kabupaten.

Ket.Foto: Rapat Pleno Terbuka DPT Tingkat Provinsi Sulawesi Barat

DPT tersebut terdiri atas 422.013 pemilih laki-laki dan 419. 992 pemilih perempuan, yang akan mencoblos di 3.857 Tempat Pemungutan Suara (TPS), tersebar di 69 kecamatan atau 648 desa/kelurahan.

Pada rapat pleno tersebut, tercatat jumlah pemilih Pemilu 2018 paling banyak berada di Kabupaten Polman yaitu 303.006 jiwa dengan 148.919 pemilih laki-laki dan 154.087 pemilih perempuan.

Kemudian diikuti Kabupaten Mamuju dengan Jumlah pemilih 155.704 jiwa dari pemilih laki-laki 78.696 jiwa dan 77.008 pemilih perempuan 77.008.

Diurutan ketiga ada Kabupaten Mamasa dengan jumlah pemilih  115.157 jiwa dari jumlah pemilih laki-laki 58.910 jiwa dan pemilih perempuan 56.247 jiwa. 

Kabupaten Majene ada diurutan keempat dengan jumlah pemilih 110.177 jiwa terdiri dari 53.979 jiwa pemilih laki-laki dan 56.198 jiwa pemilih perempuan.

Selanjutnya diurutan lima dan enam yaitu Kabupaten Pasangkayu dan Mamuju Tengah dengan masing-masing jumlah pemilih 87.777 jiwa terdiri dari 45.213 jiwa pemilih laki-laki & 42.574 jiwa pemilih perempuan dan 70.184 jiwa yang terdiri dari 36.296 pemilih laki-laki & 33.888 pemilih perempuan.

Ket.Foto: Rapat Pleno Terbuka DPT Tingkat Provinsi Sulawesi Barat

Melansir, dari perbaikan yang dilakukan KPU, jumlah pemilih pada Pemilu 2019 tersebut berkurang 2.247 jiwa dari Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) sebanyak 839.758 jiwa, yang ditetapkan pada 23 Juli 2018.

“Data ini dinamis dan akan selalu berubah-ubah, hari ini yang kita tetapkan sekian jiwa tetapi tidak menutup kemungkinan sampai tanggal 17 april nanti data itu bisa naik bisa juga turun, naiknya dikarenakan adanya pemilih baru dan turunya karena ada yang meninggal atau pindah tempat,” ucap Adi Arwan Salimin Anggota KPU Sulawesi Barat.

Adi Arwan juga menegaskan bahwa setiap orang dipastikan akan bisa menggunakan hak pilihnya dengan menunjukan E-KTP.

“Insya Allah semua orang dipastikan akan menggunakan hak pilihnya,” tutupnya.

Dalam penetapan DPT tersebut, KPU turut mengundang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) ketua-ketua Parpol dan isntansi terkait untuk menyaksikan rekapitulasi itu. (FA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here