Kampanye Imunisasi Vaksin Measles Rubella, Ini Kata Wagub Sulbar

0
190
Ket.Foto: Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Hj.Enny Anggraeni Anwar.

KLIKSULBAR.ID – MAMUJU, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Dinas Kesehatan menggelar sosialisasi kampanye Vaksin Measles Rubella (MR) di Hotel Matos & Convention. Selasa (28/8/2018).

Ket.Foto: Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Hj.Enny Anggraeni Anwar. Saat Membuka Sosialisasi Imunisasi Vaksin Rubella Di Hotel Matos & Convention.

MR adalah suatu kegiatan imunisasi secara massal sebagai upaya untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella pada anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun, tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya. 

“Program ini bertujuan untuk memutus transmisi penularan virus campak dan rubella,” Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Hj.Enny Anggraeni Anwar.

Baca Juga : MUI Keluarkan Fatwa Vaksin Rubella Hukumnya “Mubah”

Hj.Enny Anggraeni Anwar juga menyampaikan bahwa campak memang harus menjadi perhatian serius seluruh lapisan masyarakat.

“Program imunisasi merupakan salah satu program yang masuk dalam proyek prioritas nasional kesehatan. Tujuan imunisasi adalah menurunkan angka kesakitan, kematian, serta kecacatan akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” ucapnya.

“Sesuai dengan fatwa yang dikeluarkan oleh MUI bahwa vaksin MR sudah bisa digunakan oleh kaum Muslim Indonesia, jadi untuk masyarakat jangan lagi ragu menggunakan vaksin tersebut,” katanya.

Sosialisasi pemberian imunisasi Measles rubella ini dilakukan Pemerintah berlangsung dari bulan agustus hingga september agat sampai ke masyarakat. Sehingga semua anak-anak mendapat manfaat imunisasi.

Menurutnya, semua anak mulai usia 9 bulan sampai usia 15 tahun, akan diberi imunisasi Measles dan Rubella (MR). Dikatakannya, program nasional ini yang harus berjalan baik. Dengan harapan, sosialisasi tersebut dilaksanakan seluruh masyarakat yang memiliki anak usia tersebut.

“Karena adanya fatwa MUI itu kami akan lebih intensif melakukan sosialisasi agar masyarakat lebih tahu. Kami juga akan bekerjasama dengan Unicef untuk membuat himbauan kepada seluruh sekolah-sekolah yang ada untuk melaksanakan imunisasi vaksin Rubella,” papar Hj.Enny Anggraeni Anwar.

Wakil Gubernur menegaskan kepada para orang tua agar segera membawa anak-anaknya imunisasi vaksin rubella demi kesehatan.

“Ayo bersama-sama membawa putra-putri kita yang berusia 9 bulan -15 tahun untuk dilakukan imunisasi vaksin MR. Karena setelah bulan september pemerintah tidak lagi menyediakan vaksin secara gratis, untuk diketahui bahwa harga vaksin tersebut mencapai satu juta rupiah,” tutupnya. (FA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here