“Masiri’a” Kata Misterius Yang Diungkapkan AS Sebelum Gantung Diri

0
3759
Ket.Foto: Olah TKP Kasus Gantung Diri Oleh Sat Reskrim Polres Mamuju Bersama Dokpol Polda Sulbar.

KLIKSULBAR.id – MAMUJU, Warga Dusun Ganno, Desa Saletto Kecamatan Simboro, digegerkan oleh tindakan seorang gadis yang mengakhiri hidupnya dengan gantung diri menggunakan seutas tali nilon. Selasa subuh (24/04/2018).

Ket.Foto: Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Mamuju, AKP Jamaluddin.

Korban ditemukan meninggal dalam keadaan tergantung didapur kolong rumah oleh ibu kandungnya (SN).

Keluarga korban yang enggan disebutkan namanya juga mengatakan bahwa, korban menjadi sangat pendiam usai pulang dari KKN di Kecamatan Kalukku beberapa waktu lalu.

“Ini anak sementara kuliah di STAI Al-Azhary, semester akhhir baru pulang dari KKN dan dia juga guru honorer,” paparnya.

Sebelum gantung diri, korban kemarin berperilaku seperti biasanya serta masih sempat mengajar ditempatnya ia menghonor.

“Dia (red) merupakan orang pendiam dan sabar di daerah sini, namun setelah pulang dari KKN menjadi sangat pendiam dan selalu mengungkapkan kata-kata “masiri’a”,” imbuhnya

Kasat Reskrim Polres Mamuju, AKP Jamaluddin membenarkan, bahwa ada korban bunuh diri di Desa Saletto dengan menggunakan seutas tali nilon.

“Kami membenarkan bahwa ada kejadian bunuh diri di Dusun Ganno, Desa Saletto, motifnya diduga kuat maslah pribadi” tuturnya.

Setelah Satres Krim Polres Mamuju melakukan olah TKP bersama dengan TIM dari Polda Sulbar yang di pimpin oleh Ipda dr.Iswadi, menemukan fakta-fakta bahwa diduga kuat terjadi kasus bunuh diri .

“Ada beberapa tanda-tanda yang menunjukan bahwa terjadi kasus bunuh diri, diantaranya bukti pesan singkat melalui sms untuk kedua orang tuanya, yang tertulis bahwa ia meminta maaf kepada kedua orang tuanya karena tidak sanggup untuk menyelesaikan kuliah dan masih ada persoalan yang lain,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here