Bawa Sabu 1 Kg, Dua Kurir Asal Palu Ditangkap Polres Mamuju

0
567

MAMUJU,KLIKSULBAR.id – Team Python Polres “Metro” Mamuju kembali berhasil mengungkap peredaran Narkotika Terbesar dan terbanyak di Provinsi Sulawesi Barat pada hari sabtu (7/4/2018) di jl A. Makassau Kab. Mamuju Provinsi Sulawesi Barat.

Dalam penangkapan tersebut Team Python berhasil mengamanakan 2 (dua) orang tersangka dengan inisial DG (29) buruh bangunan, alamat Kota Palu Sulteng dan AL (32) buruh bangunan, alamat kota Palu Sulteng dengan Barang bukti berupa Narkotika jenis shabu dengan berat 1 (satu) Kg, 6 (enam) butir Pil Ekstasi dan 1 (satu) unit Handphone merk nokia dan jika dirupiahkan mencapai 2 milyar lebih.

Dari hasil interogasi awal diketahui bahwa kedua orang tersangka merupakan kurir, pemilik barang haram tersebut berinisial A (29) warga kota Palu Sulawesi Tengah, untuk mengambil narkotika jenis shabu dari seseorang yang tidak ia kenal di kota Samarinda.

Setelah mengambil paket narkotika, para pelaku rencananya akan membawa paket tersebut ke Kota Palu Sulteng dengan menggunakan kapal fery, namun aksinya berhasil digagalkan oleh Team Python Polres “Metro” Mamuju.

Kapolres “Metro” Mamuju, menjelaskan bahwa penangkapan tersebut merupakan hasil kerja keras Team Python, yang melakukan penyelidikan selama 2 (dua) bulan sehingga kasus tersebut dapat dibongkar oleh team elit yang ia bentuk.

“barang haram tersebut jika dirupiahkan harganya mencapai 2 Miliar Rupiah, ini merupakan pengungkapan terbesar dan terbanyak di Provinsi sulawesi barat” kata AKBP Mohammad Rivai Arvan, S.I.K., M.H..

Lanjut dikatakan bahwa saat ini Team Python Polres “Metro” Mamuju masih melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang diduga kuat berada di Pulau Kalimantan dan Provinsi Sulawesi tengah.

“Saat ini kami masih melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang diduga kuat bersembunyi di kota samarinda dan kota palu Sulteng”, Ucap Kapolres “Metro” Mamuju.

Atas perbuatannya kedua orang pelaku diancam dengan pasal 112 ayat (2) dan pasal 114 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana hukuman mati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here