Bersama BPOM, Wagub Sidak 2 Pasar Di Mamuju

0
159

MAMUJU,KLIKSULBAR.id Wakil Gubernur Sulawesi Barat bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Mamuju melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar baru dan pasar lama untuk mencegah makanan yang mengandung zat yang berbahaya.

Dia mengatakan target sidak adalah pangan yang diduga mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin B dan methanyl yellow.

“Dari sidak‎ di pasar baru dan pasar lama, kami mengambil  24 sampel dan akan kami lakukan uji laboratorium apakah ada yang mengandung bahan berbahaya atau tidak,” kata Kepal Balai POM, Dra. Netty Nurmuliawaty,Apt.,M.Kes. Rabu (21/03/2018).

Balai POM mencurigai beberapa makanan yang diduga mengandung zat berbahaya. Seperti kerupuk opak diduga mengandung bahan pewarna nonpangan Rhodamin B.

“Apa bila bahan makanan tersebut terbukti‎ mengandung bahan makanan yang berbahaya, kami akan tindak lanjuti dan akan menarik dari peredaranya,” ucapnya.
‎‎

Ket.Foto: Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Hj.Enny Anggraeni Anwar bersama Kepala Balai POM, Dra.Netty Nurmuliawaty,Apt.,M.Kes saat melakukan sidak di pasar sentral Mamuju. Rabu (21/03/2018).

Hal yang sama diungkapkan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Hj.Enny Anggraeni Anwar.

“Dengan adanya tim terpadu ini, saya bersama Balai POM melakukan sidak ke pasar untuk mengecek apakah makanan yang dijual oleh masyarakat aman untuk kesehatan atau tidak,” kata Hj.Enny Anggraeni Anwar.

Sementara dalam uji laboratorium lapangan, tidak memakan waktu yang cukup lama dan akan mendapatkan hasilnya.

“Kita ‎tunggu saja hasil laboratorium lapangan, apakah beberapa sampel tersebut ada yang mengandung zat berbahaya atau tidak. Dan untuk mengenai telur palsu, itu saya kira hanya hoax saja di pasar ini kita tida menemukan telur palsu yang meresahkan masyarkat,” ujarnya.

Sidak ‎tim terpadu ini akan berkelanjutan, mengingat bulan suci ramadan semakin dekat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here