PMII Mamuju Gelar Dialog Publik Lintas Agama, Ini Tujuanya

0
152

MAMUJU,KLIKSULBAR.id Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju menggelar dialog publik lintas agama di Warkop 89 Mamuju Jl Andi Makassau, rabu 28 februari 2018.

Dalam dialog ini PMII menghadirkan 5 tokoh agama diantaranya: Mulyadi (Kabid Pendidikan Kemenag‎ Sulbar), Anton  Ranteallo  ( bagian kitab suci gereja Santa maria Katolik), Drs.  Wayan Buja,  M.Pd (Pemangku  agama Hindu), Carli Wijaya (Peguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesi (PSMTI)), Amran H.B, S.Ag., M.Ag (PP GP ANSOR).

Turut hadir pula para organisasi-organisasi kepemudan serta para mahasiswa.

Ket.Foto: Amran H.B, S.Ag., M.Ag (PP GP ANSOR)‎ saat membubuhkan tanda tangan di baliho sebagai bentuk ponalakan tempat ibadah sebagai wadah kampanye politik.

Dari dialog tersebut kelima tokoh agama menyerukan kepada peserta untuk senantiasa menjaga ketentraman dan keutuhan bangsa ini.

Ketua cabang PMII Mamuju, Wais Walkorni mengatakan bahwa kegiatan dialog lintas agama ini bertujuan untuk menangkis isuh-isuh yang dapat memecah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“yang ingin kita bangun adalah sikap fluralisme, toleransi sesama umat beragama, karena agama yang ada di Indonesia merupakan bagian dari NKRI,” jelasnya saat membuka dialog lintas agama malam ini.

Usai dialog kelima tokoh agama dan para OKP serta mahasiswa melakukan deklarasi menolak tempat ibadah sebagai tempat kampanye politik.

Laporan: Farid Al-Jawani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here