Memilukan Dua Dusun Di Mamuju Utara Lima Bulan Terendam Banjir

0
318
Ket.Foto: Dua Dusun Di Desa Malei Kecamatan Pedongga Harus Hidup Dalam Genangan Air Selama 5 Bulan.

PASANGKAYU,KLIKSULBAR.id Terendam banjir sejak lima bulan terakhir, warga Dusun Kusumanegara dan Dusun Parahiyangan di Desa Malei Kecamatan Pedongga, Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat luput dari perhatian Pemerintah.

Banjir akibat jebolnya bendungan sungai Pasangkayu di Desa Pedanda, membuat puluhan rumah dan ratusan hektar perkebunan sawit milik warga terendam banjir mulai dari ketinggian air 70 cm hingga 1,5 meter.

Akibatnya aktifitas warga di Dusun Kusumanegara dan Dusun Parahiyangan selama lima bulan terakhir tidak bisa beraktifitas normal, akibat kebun milik warga terendam banjir.

Parahnya lagi, walau sudah dilanda banjir selama lima bulan secara pasang surut, warga di dua dusun di Desa Malei ini justru luput dari Perhatian Pemerintah.

Mardiana warga Dusun Kusumanegara mengaku, walau kondisi saat ini air banjir luapan sungai pasangkayu sudah masuk kedalam rumah, namun dirinya masih enggan mengungsi”.

‘banjir sudah lima bulan terjadi, kadang surut dua hari banjir lagi, namun belum ada perhatian dari pemerintah. Tegas Mardiana.

Sementara Majid Kepala Desa Malei yang dikonfirmasi mengaku, akibat banjir yang terjadi sejak lima bulan terakhir telah merendam dua Dusun di Desa Malei, namun  sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi”. Terangnya.

“akibat dari tingginya air banjir kiriman dari wilayah Lalundu Sulawesi Tengah, aktifitas warga yang mayoritas petani lumpuh. Tegas Majid Kades Malei.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here