Pedagang Tolak Direlokasi, Bupati Izinkan Pedagang Tempati Puing Bekas Kebakaran

0
324
Bupati Mamuju, H.Habsi Wahid.

MAMUJU, KLIKSULBAR.id – Dalam rencana awal pemerintah daerah sebagai langka reaktif atas musibah kebakaran Pasar Sentral Mamuju,yang terjadi pada hari minggu malam, 27/08 para pedagang akan direlokasi ke pelataran pasar sebagai tempat sementara mereka melakukan aktifitas.

Namun sesuai permintaan warga korban kebakaran rencana itu urung dilakukan pasalnya mereka meminta agar bisa tetap menempati los yang telah mereka bersihkan dari sisa-sisa puing kebakaran, hal itu di ungkapkan oleh bupati Mamuju H. Habsi Wahid usai mengikuti rapat paripurna di gedung DPRD Mamuju. Selasa, (29/08/2017).

“Awalnya kami akan relokasi para pedagang yang terkena musibah kebakaran,”ucapnya.

saat ini pemerintah telah melakukan rapat bersama dengan instansi terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perdagangan.

“Kami tengah melakukan rapat dengan instansi terkait dan memberikan solusi agar mereka tetap bisa berdagang walaupun menempati sisa-sisa puing bangunan yang terbakar itu,”tutur Habsi.‎

Untuk sementara pedagang akan menempati kembali bangunan los mereka masing – masing.

“Mereka tidak mau direlokasi, dan meminta kepada kami untuk membenahi atap plafon yang hangus terbakar, sembari menunggu renovasi total,” katanya.

Terkait dengan peristiwa kebakaran Habsi Wahid mengungkapkan rasa prihatin yang mendalam dan menganggap musibah tersebut sangat tidak diinginkan terjadi sedangkan untuk penanganannya ia berharap kepada masyarakat dapat bersabar dan memahami kondisi keterbatasan fasilitas pemadam kebakaran dimana dari lima armada yang tersedia hanya tiga yang bisa beroperasi dan hanya satu yang memang layak pakai 

“Ini akan menjadi perhatian sekligus bahan evaluasi saya terhadap fasilitas pemadam kebakaran Mamuju”, tandasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here