Milla Akui Suporter Indonesia Sukses Membuat Garuda Muda Bangkit, Ini Komentar Selengkapnya …

0
351
Luis Milla mengatakan bahwa suporter Indonesia yang datang ke Stadion Majlis Selayang, menjadi penting kemenangan Garuda Muda atas Myanmar U-22.

MALAYSIA, KLIKSULBAR.ID — Luis Milla mengucapkan terima kasih yang yang mendalam kepada semua suporter Indonesia yang datang langsung mendukung di Stadion Majlis Perbandaran Selayang. Milla mengaku bahwa keberhasilan Garuda Muda tidak terlepas dari suporter Indonesia sebagai pemain ke 13.

Padahal pada awal laga Indonesia sempat tertinggal 0-1 atas Myanmar. Namun, semangat luar biasa dan pantang menyerah yang ditunjukkan punggawa Garuda Muda akhirnya berbuah hasil.

Indonesia mampu mencetak tiga gol melalui, Evan Dimas (56’), Septian David Maulana (59’) dan Rezaldi Hehanusa (77′).Skor 3-1 bertahan sampai pelut akhir dibunyikan, Indonesia akhirnya sukses meraih medali perunggu.

Milla mengatakan, bahwa salah satu hal fundamental yang menjadi faktor kemenangan Garuda Muda atas Myanmar, adalah suporter Indonesia. Mantan pemain Real Madrid ini akui bahwa, berkat suporter Indonesia mendapat energi tambahan dan akhirnya mampu
membalikkan keadaan.

“Ada hal fundamental dalam turnamen ini yang sangat membantu kami dalam bermain. Itu
adalah suporter. Saya ingin mengucapkan terima kasih semua penonton yang datang
langsung menonton dimana kami bermain, mereka adalah pemain ke-12 kami, kehadiran
mereka memberikan energi tambahan,” kata Milla usai laga.

Dia menambahkan, bahwa pergantian pemain dan beberapa evaluasi saat turun minum babak pertama sangat memberikan perubahan dalam sisi permainan Evan Dimas dan kawan-kawannya.

“Apa yang saya lakukan saat pergantiaan di babak kedua adalah seperti biasa kami
melakukan analisis pertandingan apa yang kurang dan harus diperbaiki. Yang banyak
membantu kami adalah 10 menit terakhir pada babak pertama saat kita bisa keluar dari
tekanan dan bisa bermain baik,” ungkap Milla.

“Dari situlah saat kita mengawali babak kedua kita punya semangat dan kita bermain
lebih baik, kita bermain agresif dengan opsi serangan yang lebih banyak dan bisa kita
lihat skor akhirnya,” lanjutnya.

Pelatih berpaspor Spanyol ini, juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada punggawa
Garuda Muda yang sudah memberikan yang terbaik disepanjang laga.

“Tidak lupa juga saya mengucapkan terima kasih kepada pemain-pemain saya yang telah
memberikan yang terbaik di pertandingan, untuk seorang pelatih tidak ada hal yang lebih
membahagiakan melihat anak-anaknya punya progres, melihat pemain bagus, melihat para pemainnya mengaplikasikan apa yang ada di latihan dan di pertandingan.” ujar Milla.

“Dan pada akhirnya kita mendapatkan medali perunggu.” tutupnya.

Dengan raihan ini, maka dipastikan Indonesia meraih medali perunggu keempat. Medali
perunggu pertama diraih Indonesia tahun 1981. Berikutnya di tahun 1989, 1999, dan
2017.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here